Sabtu, 19 Desember 2015

TAGGED UNDER: ,

Soal Perpanjangan Kontrak Pasar Kanoman, Komisi B DPRD Kota Cirebon: Pemkot Jangan Mau Untungnya Saja



CIREBON (CT) – DPRD Kota Cirebon meminta Pemkot Cirebon untuk menawar harga perpanjangan Pasar Kanoman dengan harga yang masuk akal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, Imam Yahya, Sabtu (19/12).

“Kita akan dorong terus Perusahaan Daerah Pasar untuk berbicara perpanjangan kontrak dengan Keraton Kanoman. Sekarang waktunya sudah sempit sekali karena hanya tinggal beberapa bulan lagi menuju berakhirnya kontrak,” paparnya.

Pemkot saat ini dikabarkan menawar Rp 2,5 miliar per tahun untuk masa sewa selama 20 tahun. Sementara pihak keraton menginginkan sewa kontrak Rp 15-20 miliar per tahun.

Padahal, Imam Yahya lanjut menjelaskan, dengan sewa Rp 2,5 miliar per tahun untuk masa sewa selama 20 tahun, dengan retribusi Rp 4 ribu per hari dan dikalikan sekitar 1.500 pedagang, maka Pemkot bisa mengganti Rp 2,5 miliar tersebut hanya dalam kurun waktu dua atau tiga tahun saja.

“Artinya, Pemkot menawar terlalu murah. Wajar saja kalau hingga saat ini pihak keraton masih bergeming. Kalau menawar ya realistis sedikit lah. Jangan maunya hanya untung saja, tapi pikirkan bagaimana pihak keraton yang menjadi pemilik lahan, juga bagaimana para pedagang ke depannya,” katanya.

Seharusnya, menurutnya, kalau secepatnya ingin menemui titik temu, maka harus ada komunikasi yang intens antara Pemkot dan Keraton Kanoman.

“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Seharusnya, persoalan ini dibereskan dan perpanjangan kontrak dilakukan satu tahun sebelum masa kontrak habis. Ini sih kebalikannya, mau habis kontraknya justru Pemkot ketar-ketir berusaha memperpanjangnya. Kalau begini caranya, bisa-bisa seluruh pedagang resah,” katanya.

Imam menegaskan, jangan sampai keberadaan Pasar Kanoman nantinya hanya tinggal cerita semata.

“Ingat pasar ini merupakan pasar trasional yang sudah melegenda, jadi harus terus diperpanjang,” katanya.

Sementara itu, Walikota Nasrudin Azis mengatakan, program perpanjangan pasar sudah menjadi prioritas agendanya saat ini. Meski belum sempat bertemu dengan pihak keraton secara langsung, namun dirinya sudah menginstruksikan dengan PD Pasar terkait hal ini.

“Saya enggan bicara soal harga perpanjangan kontrak, yang pasti saya ingin tetap pasar ini diperpanjang,” katanya.

Menurutnya, tidak mungkin dirinya akan menghilangkan ikon pasar di Keraton Kanoman. Sebab, Keraton Kanoman saudah sangat identik dengan pasar.

“Ada berapa ribu warga yang menggantungkan hidupnya dari ini? Saya minta masyarakat khususnya para pedagang untuk bersabar saja dulu terkait perpanjangan kontrak pasar tersebut,” ujarnya. (M. Iskandar)

About Jasa Buat Website
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. A die shopuf pogest concludi cum administrasset slushie intus calidum brioche.
Follow me @Bloggertheme9
Subscribe to this Blog via Email :

0 komentar:

© 2014 Media Cakrawala. Designed by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top